Tidak semua yang aku tulis adalah aku, dan tidak semua yang kamu baca adalah kamu. Not Allowed to Copy Paste ^)^

Saturday, September 26, 2015

Waiting for Certainty

Posted by Ulfi_Adelia at 9:50 PM 0 comments
Menunggu dirimu itu
Tak seperti menunggu kereta di stasiun
Yang mungkin hanya membutuhkan beberapa jam
Menunggu dirimu itu
Tak seperti menunggu hujan
Yang mungkin hanya membutuhkan beberapa bulan

Telah lama kuberdiri disini..
Tak selangkahpun ku meninggalkan tempat ini
Masih dengan rona senyum yang menghiasi..
Hujan berganti kemarau,.
Siang berganti malam
Hati tak merasa lelah untuk menunggu
Tubuh tak sedetikpun mengeluh akan letihnya menunggu

Kamu..
Entah dirimu sadar ataupun tidak akan penantianku
Entah dirimu telah mampu memandangku
Memandang betapa kerasnya kuberjuang disini
Dirimu yang masih mengacuhkanku
Arahkanlah kedua mata itu kepadaku

Aku disini dengan sejuta harapan yang menggelantung
Hingga mengepul diatas awan-awan yang disinari sang senja yang menghangatkan
Akan dirimu dan aku hingga menjadi kita
Kadang terasa sesak di dada
Kadang terasa sakit
Kadang terbesit untuk ku beranjak dari tempat ini
Hingga kau sadar akan itu
Atau lebih baik kau tak sadar akan itu
Hingga tak ada perih yang terlalu menyakitkan
Hingga diriku saja yang tahu ku menunggu

Dan ketika hal itu akan terjadi
Diriku tak mampu lagi kembali dengan harapan tentangmu
Harapan yang telah berhembus bersama angin
Hingga menjadi kepingan-kepingan kenangan pahit
Yang hanya cukup untuk dikenang, tidak untuk kembali





Tuesday, July 21, 2015

Our 2nd Anniversary

Posted by Ulfi_Adelia at 11:29 PM 0 comments
Tahun ini, adalah tahun kedua perjalanan hubunganku dengan iqbal. Tepat 21 Juli 2015 kemarin. kami merayakannya bersama di salah satu tempat tongkrongan yang menjadi favorit kita. Bagi kami Hal yang sangat penting, untuk merayakan hari dan tanggal dimana kita saling bersama. Mengingat kami punya acara diluar sana, kami rela mengorbankannya untuk tanggal tersebut. Hehehehe...

Sebagai perayaannya, kami membuat sepasang gelas yang desainnya ada aku dan dia. Iqbal yang desain ( Maklum anak arsitek, jadi urusan desain-mendesain selama ini, dia yang ngerjain. Si ceweknya mah tinggal terima hasil dan ngasih komen. hehehehe ).

Kalau lagi momen seperti ini, kenangan awal dari kenalan, pedekate, sampe jadian, cerita-cerita seru selama 2 tahun terakhir ini, jadi diingat dan menjadi topik pembicaraan yang paling seru bagi kami.

Hubungan kami, tanpa ada campur tangan dari siapapun. Dengan kata lain tanpa mak comblang, yang biasa sering terjadi. Kami intens saling mengenal melalui proses yang cukup lama. Tapi iqbal duluan naksir saya, waktu itu saya blom kenal dia ( Itu menurut penuturannya ). Awal dia ngajak berteman, saya kurang antusias, selain saya tidak tau siapa dia, temanku jg tidak ada yang kenal dia. ( Sempat juga nolak kenalan ), tapi dia mah nurut, tidak maksa ( sampe sekarangpun gitu) yang biasa kebanyakan cowok lakukan kalau ngajak kenalan cewek. Dia sempat berhenti, ketika ajakan kenalan pertamanya aku tolak. Sampe selang beberapa bulan, dia minta kenalan lagi. Aku nerima aja, tapi dengan catatan lewat sosmed saja, no by phone. Disitulah kami mulai mengenal lebih akrab. ( Big thanks to facebook and twitter. Hehehehe )

Keakraban di sosmed, buat saya berfikir untuk tahu lebih rinci tentang dia ( Pengen tau langsung soalnya dia orangnya cukup misterius sampe foto profilnya saja di sok misteriusin ). Berkat "The Power of Modus" saya bisa ketemu dan liat dia lebih jelas ( bisa juga baca-baca karakter dari wajah. Hehehehe ) dengan minta bantuan bikin miniatur yang kebetulan ada tugas mata kuliah hehehe. And that's my first meeting. Sempat kaget dan syok karena dia "GONDRONG" ( itu rambut apa sapu ijuk?? -_-) Saya berusaha tetap tenang dan welcome sama dia. ( Dalam hati syok setengah mati dan sedikit takut ). Kalau situasinya hanya ngobrol saja tidak ada yang dilakukan, mungkin saat itu pasti menjadi suasana yang paling membosankan dan menyeramkan bagi saya. Untung dia sibuk bantu saya buat desain rumah.

Tapi selama proses itu, dia sopan, dan asyik diajak ngobrol apa saja. Beda sama penampilannya. Hehehe.. Kami pun lebih aktif berkomunikasi. Hingga kami resmi jadian tanggal 21 Juli 2013. Saking karena kebiasaan ngeliat dia dengan gondrongnya ( Hingga jarak 100 meter, sudah bisa tau kalau itu, dia ), pas dia cukur, mesti beradaptasi dengan model rambut barunya, sampe nyaris tidak kenal kalau itu cowok saya. ^_^

HAPPY 2nd ANNIVERSARY ^_^

Semoga makin langgeng, adem, dan selalu bersama until the end..
>

Saturday, September 26, 2015

Waiting for Certainty

Posted by Ulfi_Adelia at 9:50 PM 0 comments
Menunggu dirimu itu
Tak seperti menunggu kereta di stasiun
Yang mungkin hanya membutuhkan beberapa jam
Menunggu dirimu itu
Tak seperti menunggu hujan
Yang mungkin hanya membutuhkan beberapa bulan

Telah lama kuberdiri disini..
Tak selangkahpun ku meninggalkan tempat ini
Masih dengan rona senyum yang menghiasi..
Hujan berganti kemarau,.
Siang berganti malam
Hati tak merasa lelah untuk menunggu
Tubuh tak sedetikpun mengeluh akan letihnya menunggu

Kamu..
Entah dirimu sadar ataupun tidak akan penantianku
Entah dirimu telah mampu memandangku
Memandang betapa kerasnya kuberjuang disini
Dirimu yang masih mengacuhkanku
Arahkanlah kedua mata itu kepadaku

Aku disini dengan sejuta harapan yang menggelantung
Hingga mengepul diatas awan-awan yang disinari sang senja yang menghangatkan
Akan dirimu dan aku hingga menjadi kita
Kadang terasa sesak di dada
Kadang terasa sakit
Kadang terbesit untuk ku beranjak dari tempat ini
Hingga kau sadar akan itu
Atau lebih baik kau tak sadar akan itu
Hingga tak ada perih yang terlalu menyakitkan
Hingga diriku saja yang tahu ku menunggu

Dan ketika hal itu akan terjadi
Diriku tak mampu lagi kembali dengan harapan tentangmu
Harapan yang telah berhembus bersama angin
Hingga menjadi kepingan-kepingan kenangan pahit
Yang hanya cukup untuk dikenang, tidak untuk kembali





Tuesday, July 21, 2015

Our 2nd Anniversary

Posted by Ulfi_Adelia at 11:29 PM 0 comments
Tahun ini, adalah tahun kedua perjalanan hubunganku dengan iqbal. Tepat 21 Juli 2015 kemarin. kami merayakannya bersama di salah satu tempat tongkrongan yang menjadi favorit kita. Bagi kami Hal yang sangat penting, untuk merayakan hari dan tanggal dimana kita saling bersama. Mengingat kami punya acara diluar sana, kami rela mengorbankannya untuk tanggal tersebut. Hehehehe...

Sebagai perayaannya, kami membuat sepasang gelas yang desainnya ada aku dan dia. Iqbal yang desain ( Maklum anak arsitek, jadi urusan desain-mendesain selama ini, dia yang ngerjain. Si ceweknya mah tinggal terima hasil dan ngasih komen. hehehehe ).

Kalau lagi momen seperti ini, kenangan awal dari kenalan, pedekate, sampe jadian, cerita-cerita seru selama 2 tahun terakhir ini, jadi diingat dan menjadi topik pembicaraan yang paling seru bagi kami.

Hubungan kami, tanpa ada campur tangan dari siapapun. Dengan kata lain tanpa mak comblang, yang biasa sering terjadi. Kami intens saling mengenal melalui proses yang cukup lama. Tapi iqbal duluan naksir saya, waktu itu saya blom kenal dia ( Itu menurut penuturannya ). Awal dia ngajak berteman, saya kurang antusias, selain saya tidak tau siapa dia, temanku jg tidak ada yang kenal dia. ( Sempat juga nolak kenalan ), tapi dia mah nurut, tidak maksa ( sampe sekarangpun gitu) yang biasa kebanyakan cowok lakukan kalau ngajak kenalan cewek. Dia sempat berhenti, ketika ajakan kenalan pertamanya aku tolak. Sampe selang beberapa bulan, dia minta kenalan lagi. Aku nerima aja, tapi dengan catatan lewat sosmed saja, no by phone. Disitulah kami mulai mengenal lebih akrab. ( Big thanks to facebook and twitter. Hehehehe )

Keakraban di sosmed, buat saya berfikir untuk tahu lebih rinci tentang dia ( Pengen tau langsung soalnya dia orangnya cukup misterius sampe foto profilnya saja di sok misteriusin ). Berkat "The Power of Modus" saya bisa ketemu dan liat dia lebih jelas ( bisa juga baca-baca karakter dari wajah. Hehehehe ) dengan minta bantuan bikin miniatur yang kebetulan ada tugas mata kuliah hehehe. And that's my first meeting. Sempat kaget dan syok karena dia "GONDRONG" ( itu rambut apa sapu ijuk?? -_-) Saya berusaha tetap tenang dan welcome sama dia. ( Dalam hati syok setengah mati dan sedikit takut ). Kalau situasinya hanya ngobrol saja tidak ada yang dilakukan, mungkin saat itu pasti menjadi suasana yang paling membosankan dan menyeramkan bagi saya. Untung dia sibuk bantu saya buat desain rumah.

Tapi selama proses itu, dia sopan, dan asyik diajak ngobrol apa saja. Beda sama penampilannya. Hehehe.. Kami pun lebih aktif berkomunikasi. Hingga kami resmi jadian tanggal 21 Juli 2013. Saking karena kebiasaan ngeliat dia dengan gondrongnya ( Hingga jarak 100 meter, sudah bisa tau kalau itu, dia ), pas dia cukur, mesti beradaptasi dengan model rambut barunya, sampe nyaris tidak kenal kalau itu cowok saya. ^_^

HAPPY 2nd ANNIVERSARY ^_^

Semoga makin langgeng, adem, dan selalu bersama until the end..

Extended Network Banners
 

Mademoiselle Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea